Pengukuran suhu sangat penting dalam banyak proses, seperti menentukan apakah suatu reaksi telah selesai dan memastikan kualitas produk. Namun, kesalahan dapat dengan mudah terjadi karena perpindahan panas, konveksi, dan faktor lainnya. Apa penyebab utamanya?
1. Lokasi pengukuran
Dalam tangki reaksi terbuka yang statis, suhu di bagian bawah berbeda dengan suhu di bagian atas. Pembacaan di dekat tepi berbeda dengan di dekat bagian tengah, dan suhu yang dekat dengan sumber panas berbeda dengan yang lebih jauh.
2. Adanya pengadukan
Jika tangki reaksi diaduk dengan baik dan sepenuhnya seragam, pengukuran suhu tidak lagi dipengaruhi oleh lokasi pengukuran.
3. Tangki reaksi terbuka atau tertutup
Dalam tangki reaksi terbuka, media yang diukur terpapar langsung ke lingkungan, sehingga rentan terhadap faktor eksternal seperti kecepatan angin dan konveksi udara.
4. Penggunaan thermowell yang berlebihan
Untuk menghindari gangguan operasi ketika mengganti termometer, thermowell sering kali dipasang pada titik pengukuran. Namun demikian, jika termometer dengan thermowell-nya sendiri dipasang ke dalam thermowell lain, maka akan tercipta beberapa lapisan, yang mengurangi akurasi pengukuran.




