Cara Mudah Membedakan Tekanan Relatif dan Tekanan Absolut

Tahukah Anda perbedaan antara tekanan absolut dan tekanan relatif? Apa yang dimaksud dengan tekanan positif dan negatif, serta kapan pressure gauge compound digunakan? Artikel ini menjelaskan acuan pengukuran untuk berbagai jenis pressure gauge secara ringkas dan praktis.

“Tekanan” adalah ukuran gaya yang bekerja tegak lurus terhadap satuan luas, satuan yang umum adalah Kg/cm2, Bar, Psi.

Tekanan udara yang diukur pada permukaan laut adalah sekitar 1 kg/cm2, yang merupakan berat udara di atmosfer, sehingga juga dikenal sebagai tekanan atmosfer dengan satuan atm. 1 kg/cm2 adalah perkiraan untuk 1 atm. Nilai tekanan atmosfer yang sebenarnya akan bervariasi dengan ketinggian, suhu, cuaca, dll.

Tekanan absolut:

Hal ini terjadi apabila pengukur sama sekali tidak ada. Tidak ada nilai negatif dalam tekanan absolut, tekanan absolut memiliki tolok ukur yang sama dan tidak akan berfluktuasi saat mengukur.

Tekanan absolut dapat dinyatakan sebagai tekanan relatif ditambah tekanan atmosfer. Perbedaan utama antara tekanan absolut dan tekanan relatif terletak pada acuan pengukurannya: tekanan absolut mengacu pada vakum sempurna, sedangkan tekanan relatif mengacu pada tekanan atmosfer setempat. Jika hasil pengukuran tidak boleh dipengaruhi perubahan tekanan atmosfer, gunakan pressure gauge absolut. Salah satu contohnya adalah proses pengemasan dalam industri makanan untuk membantu menjaga kesegaran produk.

Gambar 1 dan 2 menunjukkan nilai tekanan dari pengukur tekanan absolut pada 1 atm (perkiraan 100 kPa)

Tekanan relatif:

Untuk tekanan barometrik, yang diukur berdasarkan tekanan atmosfer, tolok ukur pengukurannya tidak tetap. Hal ini dapat berubah seiring dengan perubahan lingkungan, dan hasil pengukuran dapat menjadi negatif.

Tekanan relatif menggunakan tekanan atmosfer sebagai titik acuan. Karena tekanan atmosfer dapat berbeda menurut lokasi dan kondisi cuaca, titik referensi pengukuran juga dapat berubah. Nilai negatif muncul ketika tekanan media lebih rendah daripada tekanan atmosfer, seperti pada pressure gauge vakum atau compound. Nilai yang ditampilkan pada dial merupakan tekanan relatif terhadap atmosfer, bukan tekanan absolut media.

(Produk Terkait: PRSS | Pengukur Tekanan Baja Tahan Karat)

Tekanan relatif (Pg) = Tekanan absolut (Pabs) − Tekanan atmosfer (Patm)

Nilai tekanan relatif positif pada 1 atm (sekitar 100 kPa)

Ketika tekanan medium lebih rendah dari tekanan atmosfer, maka akan tercipta ruang hampa udara - yang juga dikenal sebagai tekanan negatif. Baik pengukur tekanan vakum maupun pengukur tekanan majemuk dapat digunakan untuk mengukur tekanan negatif, yang sebagian besar digunakan dalam industri makanan.

Nilai tekanan relatif negatif pada 1 atm

Tekanan compound mencakup tekanan positif dan negatif dalam satu rentang ukur. Saat tekanan positif meningkat, jarum bergerak searah jarum jam; pada tekanan negatif, jarum bergerak berlawanan arah. Pressure gauge compound umum digunakan pada pompa, sistem HVAC, dan sistem proteksi kebakaran.

Nilai tekanan pada pengukur tekanan majemuk pada 1 atm

Kami harap Anda sekarang memiliki pemahaman dasar mengenai standar pengukuran untuk berbagai jenis pengukur tekanan. Apakah Anda ingin tahu tentang spesifikasi yang perlu dipertimbangkan saat membeli pengukur tekanan penunjuk umum? Atau bagaimana cara mengatasi kegagalan pengukur tekanan? Klik tautan di bawah ini untuk mempelajari lebih lanjut!

(Bacaan lebih lanjut: Prinsip Pemilihan Pengukur Tekanan: 7 Langkah untuk Memilih Pengukur Tekanan)

Dukungan aplikasi

Butuh bantuan memilih instrumen yang tepat?

Sampaikan jarak pengukuran, media proses, jenis sambungan, dan kondisi operasinya. Tim kami akan membantu memastikan model dan spesifikasi yang tepat.