Perbedaan pembacaan antara termometer industri dan PLC, pemancar suhu, atau instrumen genggam tidak selalu berarti termometer tersebut rusak. Instrumen-instrumen tersebut mungkin mengukur pada titik yang berbeda, menggunakan prinsip penginderaan yang berbeda, dan merespons dengan kecepatan yang berbeda, sehingga perbedaan sementara adalah hal yang normal.
Jika pembacaan tetap tinggi atau rendah secara konsisten, periksa terlebih dahulu kedalaman pemasangan, posisi instalasi, dan status kalibrasi.

Mengapa Termometer Industri Dapat Memberikan Pembacaan yang Tidak Akurat?
Penyebab umum meliputi:
- Kedalaman batang termometer immersion tidak mencukupi
- Ujung sensor terletak terlalu dekat dengan dinding pipa atau cangkang bejana.
- Pemasangan di zona aliran stagnan atau mati
- Suhu proses berubah dan instrumen merespons dengan kecepatan yang berbeda.
- Rentang pengukuran terlalu lebar, sehingga skala sulit dibaca.
- Pergeseran kalibrasi setelah penggunaan jangka panjang
- Thermowell, isolasi, atau kondisi lingkungan sekitar dapat menyebabkan kesalahan konduksi panas.
Sebelum membandingkan dua termometer, pastikan keduanya mengukur lokasi, media, dan waktu yang sama.
Mengapa Kedalaman Penyisipan Mempengaruhi Pembacaan?
Jika bagian sensor tidak menjangkau cukup jauh ke dalam medium, pembacaan dapat dipengaruhi oleh dinding pipa dan udara sekitar. Pada saluran panas, hal ini dapat menghasilkan pembacaan rendah; pada saluran dingin, panas yang masuk dari lingkungan sekitar dapat menghasilkan pembacaan tinggi.
Panjang pemasangan harus sesuai dengan diameter pipa, zona penginderaan aktif batang, dan kondisi fluida. Sambungan yang dapat dipasang dengan cara diulir saja bukanlah bukti pemasangan yang benar.

Bagaimana Anda Bisa Mengetahui Apakah Masalahnya Ada pada Instalasi atau pada Instrumennya?
Periksa dengan urutan berikut:
- Konfirmasikan bahwa suhu proses telah stabil.
- Bandingkan lokasi pengukuran dan kedalaman penyisipan.
- Pastikan dimensi thermowell dan batangnya kompatibel.
- Periksa bagian muka jam, jarum penunjuk, dan batang jam untuk melihat apakah ada kerusakan.
- Kalibrasi terhadap standar referensi yang dapat ditelusuri.
Pembacaan permukaan dari termometer inframerah saja tidak dapat membuktikan bahwa termometer in-line tidak akurat karena kedua instrumen tersebut mengukur lokasi yang berbeda.

Referensi Standar Internasional
Standar-standar berikut dapat mendukung pemilihan, instalasi, dan verifikasi untuk topik ini:
- EN 13190:2001: Menentukan persyaratan dan pengujian untuk termometer dial industri dan mencakup panduan tentang pemilihan dan pemasangan.
- IEC 60751:2022: Jika referensi perbandingan adalah termometer resistansi platinum industri atau sensor Pt100, verifikasi hubungan resistansi-suhu dan toleransinya.
- IEC 60584-1:2013: Jika referensi perbandingan adalah termokopel, verifikasi spesifikasi tegangan termoelektrik dan toleransinya daripada menerapkan toleransi termometer dial secara langsung.
- ISO/IEC 17025:2017: Jika diperlukan penentuan kesalahan secara formal, mintalah hasil yang dapat ditelusuri dari laboratorium kalibrasi yang memiliki kompetensi yang sesuai.
Catatan standar: Konfirmasikan ruang lingkup, edisi, dan dokumen sertifikasi yang berlaku untuk lokasi peralatan, risiko proses, dan spesifikasi pembelian. Mengutip standar tidak secara otomatis mensertifikasi produk atau menggantikan verifikasi tipe dari produsen.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah perbedaan beberapa derajat antara termometer baru dan lama itu normal?
Hal ini bergantung pada kelas akurasi, rentang pengukuran, lokasi pengukuran, dan stabilitas proses. Jangan menilai hanya berdasarkan jumlah derajat; bandingkan kesalahan yang diizinkan pada setiap instrumen.
Bisakah saya menyelesaikan masalah ini dengan menyesuaikan penunjuknya?
Jika kesalahan disebabkan oleh kedalaman pemasukan atau posisi pemasangan, menyesuaikan penunjuk hanya akan menutupi masalah. Identifikasi sumber kesalahan sebelum melakukan kalibrasi atau penyesuaian.
Kesimpulan
Ketika termometer industri tampak tidak akurat, jangan langsung berasumsi bahwa instrumen tersebut rusak. Kedalaman pemasangan, lokasi pengukuran, kecepatan respons, desain tabung termometer, dan status kalibrasi semuanya dapat menyebabkan perbedaan.
(Bacaan lebih lanjut: Jenis-Jenis Termometer Industri dan Cara Memilih yang Tepat)




