Mengapa Pengukur Tekanan Sering Rusak? Getaran Mungkin Memperpendek Masa Pakainya

Manometer dapat rusak akibat getaran, pulsasi, tekanan berlebih, atau pemilihan rentang ukur yang tidak tepat. Pelajari kapan manometer berisi cairan dapat membantu mengurangi keausan.

Manometer yang dipasang langsung pada peralatan hidraulik yang bergetar
Pengukur tekanan yang dipasang langsung pada peralatan hidrolik dapat menerima getaran mekanis terus menerus.

Pengukur tekanan yang rusak segera setelah pemasangan belum tentu merupakan masalah kualitas produk. Getaran peralatan, fluktuasi tekanan, tekanan berlebih sesaat, dan rentang pengukuran yang tidak tepat semuanya dapat menyebabkan keausan dini di dalam pengukur.

Jika beberapa alat ukur mengalami kerusakan pada titik pemasangan yang sama, jangan hanya mengganti alat tersebut. Selidiki kondisi lokasi yang menyebabkan kerusakan berulang tersebut.

Penyebab Umum Kegagalan Manometer

Getaran Mekanis Berkelanjutan

Getaran dari pompa, kompresor, atau motor dapat ditransmisikan secara terus-menerus ke pengukur tekanan, mempercepat keausan pada roda gigi, sambungan, dan bantalan penunjuknya.

Denyutan Tekanan

Tekanan pada pompa bolak-balik dan peralatan hidrolik dapat naik dan turun dengan cepat, menyebabkan jarum penunjuk berayun berulang kali melalui busur yang lebar dan meningkatkan beban pada mekanisme internal.

Tekanan Berlebih Sesaat atau Water Hammer

Penutupan katup yang cepat, siklus start-stop pompa, atau perubahan mendadak pada kecepatan aliran pipa dapat menciptakan lonjakan tekanan yang menyebabkan deformasi elemen pengukur tekanan.

Rentang Tekanan yang Tidak Tepat

Jika tekanan operasi normal tetap mendekati skala penuh, pengukur tersebut menanggung beban kontinu yang lebih tinggi dan memiliki margin yang lebih kecil untuk tekanan berlebih sesaat.

Manometer rusak dengan kebocoran cairan pengisi dan jarum tidak kembali ke nol
Pengukur yang rusak dapat menunjukkan kebocoran, jarum penunjuk yang macet, atau gagal kembali ke angka nol setelah tekanan dilepaskan.

Apakah Pengisian Cairan Dapat Memperpanjang Masa Pakai Pengukur Tekanan?

Pengukur tekanan berisi cairan memiliki gliserin atau minyak silikon di dalam wadahnya. Cairan pengisi menstabilkan jarum penunjuk, melumasi mekanisme pergerakan, dan mengurangi keausan yang disebabkan oleh getaran.

Instrumen ini sesuai untuk getaran mekanis dan pulsasi tekanan normal, tetapi tidak dapat menahan setiap kejadian tekanan berlebih atau hentakan water hammer. Jika kerusakan disebabkan oleh lonjakan tekanan yang berat, peredam tekanan, restrictor, atau perlindungan pipa lainnya mungkin juga diperlukan.

(Produk Terkait: PRA-SB | Peredam Tekanan)

Manometer industri berisi cairan untuk meredam getaran dan pulsasi tekanan
Pengukur tekanan berisi cairan meredam pergerakan jarum dan membantu mengurangi keausan yang disebabkan oleh getaran dan denyutan normal.

Kapan Alat Pengukur Tekanan Harus Diganti?

  • Jarum penunjuk tidak kembali ke angka nol setelah dimatikan dan tekanan dilepaskan.
  • Jarum penunjuk macet atau bergerak tidak merata.
  • Hasil pengukuran pada tekanan yang sama menunjukkan perbedaan yang signifikan.
  • Casing, jendela, atau koneksi proses mengalami kerusakan.
  • Sejumlah besar cairan pengisi telah bocor.
  • Hasil kalibrasi melebihi batas kesalahan yang diizinkan.

Jika alat ukur tersebut digunakan untuk keselamatan peralatan atau kontrol kualitas, inspeksi visual saja tidak cukup. Kalibrasi secara teratur sesuai dengan prosedur pemeliharaan dan kualitas fasilitas.

Referensi Standar Internasional

Standar-standar berikut dapat dijadikan referensi untuk memilih, memasang, atau memverifikasi pengukur tekanan untuk aplikasi ini:

  • EN 837-1: Dapat digunakan untuk meninjau persyaratan akurasi, daya tahan, ketahanan terhadap getaran, dan pengujian kinerja pengukur tekanan tabung Bourdon.
  • ASME B40.100-2022: Mencakup aspek keselamatan, konstruksi, pemasangan, dan pengujian pengukur tekanan, termasuk aksesori pengukur tekanan seperti peredam getaran.
  • ISO/IEC 17025:2017: Apabila penyimpangan instrumen perlu dievaluasi, mintalah hasil yang dapat ditelusuri dari laboratorium kalibrasi yang memenuhi persyaratan kompetensi standar ini.

Catatan standar: Lingkup, edisi, dan dokumen sertifikasi yang berlaku harus dikonfirmasi sesuai dengan lokasi peralatan, risiko proses, dan spesifikasi pengadaan. Menyebutkan suatu standar tidak berarti bahwa suatu produk secara otomatis tersertifikasi, dan juga tidak menggantikan konfirmasi pabrikan atas model yang dipilih.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah pengukur tekanan berisi cairan selalu lebih tahan lama?

Metode ini biasanya menguntungkan di lingkungan yang bergetar atau berdenyut. Namun, pengisian cairan tetap tidak dapat mencegah kerusakan jika rentang tekanan, material, atau metode pemasangannya tidak tepat.

Seberapa sering alat pengukur tekanan perlu diganti?

Tidak ada interval universal. Frekuensi penggunaan, tekanan operasi, getaran, suhu, dan persyaratan keselamatan semuanya memengaruhi masa pakai. Tetapkan jadwal penggantian berdasarkan hasil kalibrasi di lokasi dan program manajemen risiko fasilitas.

Kesimpulan

Ketika pengukur tekanan berulang kali mengalami kegagalan, periksa getaran, pulsasi, tekanan berlebih, rentang tekanan, dan posisi pemasangan secara bersamaan. Pengukur tekanan berisi cairan dapat mengurangi keausan yang disebabkan oleh getaran normal, tetapi pemilihan yang tepat dan perlindungan pipa tetap sangat penting.

Manometer berulang kali rusak di titik pemasangan yang sama? Kirimkan kepada SJ Gauge informasi mengenai rentang tekanan, jenis peralatan, dan kerusakan yang diamati. Tim kami dapat membantu menentukan konfigurasi manometer yang lebih sesuai.

(Bacaan lebih lanjut: Mengapa Jarum Manometer Bergetar? Apakah Manometer Berisi Cairan Dapat Membantu?)

Dukungan aplikasi

Butuh bantuan memilih instrumen yang tepat?

Sampaikan jarak pengukuran, media proses, jenis sambungan, dan kondisi operasinya. Tim kami akan membantu memastikan model dan spesifikasi yang tepat.